Tentang Peningkatan Pelayanan dan Penurunan Biaya .
Permintaaan terhadap IT service providers semakin di minati oleh pengguna dalam mendukung kegiatan Bisnis, Tidak sedikit perusahaan menginvestasikan IT untuk mendukung kinerja perusahaan . Inovasi teknologi yang begitu cepat serta bermanfaat bagi penggunanya , dalam hal tersebut tetap menjadi suatu kesulitan dalam menerapkan IT infrastructure .
Pengguna dalam menggunakan IT harus menyiapkan target yang spesifik terhadap keperluan bisnis dalam menggunakan strategi lower costs. Untuk pemakai seperti dalam kegiatan bisnis , pemerintahan , dan non profit organization harus serius dalam melakukan measureable value dari investasi IT yang telah di terapkan pada perusahaan tersebut sesuai dengan Business pratices . Bisnis praktis meliputi metode , proses , prosedur , dan aturan yang telah di ikuti oleh suatu organisasi untuk mencapai suatu tujuan yang objektif.
Banyak organisasi IT melakukan pengembangan , serta mendefined , dan implementasi operasional bisnis praktis , seperti ; melakukan mengubah pola management , mengkonfigurasikan pola management , dan availability management , untuk mendukung management dalam IT technical infrastrukture. Di dalam mengadopsi bisnis praktis enforce business discipline , IT organisasi bisa mengimprove level servis untuk efficient dalam pengunaan resources.
Dalam Topik ini kita fokus dalam empat spesifik area yang ada pada bisnis praktis di mana berkaitan dalam mengambarkan IT services, mengatur biaya serta nilai dan mengukur tingkat kinerja dalam pencapaian tujuan untuk improving service and lowering cost :
- IT service management (ITSM) : IT organization need to further adopt and refine their business practices to align with their customer and contribute to business objectives. Incresingly adopted a number of leading industry frameworks and best pratice to improve service management accross lifecycle of given sercice. Fokus dalam penggunaan element ITIL's of servis strategi, Service Design , dan Continual Service untuk Improvement dalam mengrealisasikan keuntungan dalam pengunaan IT investment sebagai tujuan Low cost and improve service aand harus melakukan pendekatan (approacht to implementing ITIL.).
- IT financial management : IT organization need to measure their spending and how it aligns to customer needs,seperti servis valuasi serta deman modeling serta mengrealisasikan nilai IT dalam membangun fondasi serta mengreview bisnis cases analysis (BCA) dan portfolio managemen dimana sangak berguna sebagai tools ketika kita ingin developed dan applied,untuk membantu IT organisasi dalam memgambil keputusan finansial yang tepat.
- IT performance management : IT organisasi memerlukan develop serta implement dan mengunakan lanjugan basis performance untuk mengukur bisnis praktis .
- Customer alignment and enablement : Customer memerlukan IT servis providers untuk memungkinkan outcomes sebagai fasilitas bisnis dan operasional solusi.
Bagaimana Business Pratices Meningkatkan Service dan Lower Cost ?
Semua organisasi biasanya mempunyai peluang dalam menempatkan IT business pratices dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Semua organisasi mempunya perbedaan , dan perbedaan itu membawa pengaruh bagaimana organsisasi tersebut harus bisa mengadopt standard business practices.
Improve Service - > Create challeges for both customers and themselves.
IT organisasi yang efentif tanpa standard business practices mempunyai problem dan perception. IT organisasi yang efektif harus bisa meng improve delivery of service untuk customer mereka. sercara langsung IT organisasi mempunya kelebihan Bisnis practices untuk improve service dan customer perception , including the following :
- IT service strategy
- IT service portfolio management
- Demand Management
- IT service catalog management
- IT service level management.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar